Jember, SorotNews.id Stunting merupakan masalah yang menjadi prioritas penanganan di era penerintahan Bupati dan Wakil Bupati Jember H. Hendy - Gus Firjaun
Persoalan stunting , bukan persoalan sederhana, karena untuk menuntaskan persoalan tersebut butuh sinergi dan kolaborasi dari banyak dinas terkait. Hak ini disampaikan Budi Gunawan, seorang pendidik di Kecamatan Kalisat , Senin, 21/6/21
![]() |
| Budi Gunawan, Pelaku Pendidikan |
Persoalan itu sangat kompleks, jadi perlu kolaborasi yang kuat antara dinas kesehatan, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan KB, Dinas Pendidikan, Kemetrian Agama, dan terakhir LSM yang peduli tentang persoalan itu
Selanjutnya Budi menegaskan, kalau dikota persoalan stunting mudah dideteksi dan ditangani , kalau di pelosok , butuh komitmen kuat bagi pemerintah , petugas untuk mengikis budaya " salah" tentang membangun keluarga.
" Masih banyak perkawinan usia dini di desa, yang sebenarnya harus di cegah, namun dengan berbagai cara akhirnya terlaksana juga, disini butuh keseragaman pandang yang kuat untuk mencegahnya" ujar Budi
Butuh kerja sama antara Kemetrian Agama ( Modin, KUA), Dinas Pendidikan( melalui wajib belajar 12 tahun ) dan kelanjutannya, Dinas Kesehatan ( sosialisasi kematangan alat reproduksi ) , dan Pemberdayaan Perempuan ( dari sisi sisi lainnya ).
Dari kolaborasi itu butuh pengawasan dan pembinaan ,sehingga program yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup anak itu menjadi berhasil .
Sementara, Evi Monawaroh, 21, Mahasiswi Perguruan Tinggi Negri Jenber ini sepakat dengan yang disampaikan oleh pelaku pendidikan. Sebagai perempuan yang memiliki resiko dakam berkeluarga , dirinya berharap ada lembaga yang mendampingi para perempuan lemah yang dikorbankan demi sebuah pemahaman yang salah.
" Perlu sebenarnya ada lembaga perlindungan perempuan ditingkat desa, yang tugasnya memberi pemahaman terhadap kebiasaan yang " salah" di tengah masyarakat. Butuh penanganan dan penyadaran dampak dari putus sekolah, oernikahan dini , Seks bebas dan sebagainya, sehingga kedepannya menjadi generasi berkualitas " tutupnya ( dick)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar