Post Top Ad

Your Ad Spot

Senin, 09 November 2020

Serap Aspirasi Ala Plt Bupati Jember.

 

Kyai muqit Arief saat dihadapan wartawan

Jember, Sorot86 Banyak terobosan yang dilakukan plt Bupati Jember , Drs. KH. Muqit Arief dalam mencari berbagai masukan terkait situasi di Jember.


Selama 72 hari menjadi Plt Bupati Jember, Drs KH Abdul Muqit Arief mempergunakan waktu  seefektif mungkin. Untuk  itu dia mengundang elemen-elemen masyarakat , yang ingin menyampaikan secara langsung apa saja yang terjadi di lapangan. Ini dirasa perlu sebab waktunya sangat singkat.


Kiai Muqit mengundang dan beraudiensi dengan tamu (elemen masyarakat) di hall Carya Dharma Praja Mukti gedung Pemkab, Senin (9/11/2020). 


Mereka harus menunggu sedikit lebih lama dari surat undangan sebab dirinya baru saja membuka Diklat di Balai BPSDM. Maksud dan tujuan audiensi ini menurut Kiai Muqit, ingin mendengar langsung apa saja yang terjadi di masyarakat. 


"Mereka ingin menyampaikan sesuatu kepada saya dan pastinya saya juga ingin tahu apa yang ingin disampaikan oleh mereka, utamanya terkait dengan tugas saya sebagai Plt dalam waktu 72 hari," ungkap Kiai Muqit.


Dalam masa yang pendek itu, dirinya merasa tidak mungkin bisa mengetahui kondisi semua warga Jember. "Banyak hal yang kami terima saat ini dan sangat representatif bagi persoalan di masyarakat," katanya


Kiai menyebutkan ada seorang anak muda Jember yang berprestasi. "Ada juga anak Jember (red. Redy Saputro) yang mendapatkan penghargaan nasional sebagai penyebar perdamaian, Peace Leader," ungkapnya kepada wartawan . Organisasi pemuda Peace Leader minta dukungan dari Pemkab bagi kegiatannya.


Hasil dari audiensi ini akan dibicarakan dengan instansi terkait. Memang ada persoalan yang bisa diselesaikan tapi juga ada yang tidak bisa terselesaikan seperti terkait anggaran, jawab Kiai Muqit.


Di bagian lain, Redy Saputro, Ketua Organisasi Peace Leader Jember mengatakan sangat bersyukur dan berterima kasih mendapat kesempatan bertatap muka langsung dengan Plt Bupati Jember. 


"Kegiatan organisasi yang saya pimpin memang sebagian besar ada di Jember selain di Bondowoso dan Banyuwangi," kata Redy yang berdomisili di Bondowoso itu.


Mas Redy sapaan akrabnya, mendapat anugerah Pemuda Utama Bidang Penggerak Keberagaman dan Toleransi dari Provinsi Jawa Timur yang penganugerahannya langsung diberikan Gubernur, Khofifah Indar Parawansa di Surabaya akhir Oktober yang lalu. 


Dalam waktu dekat Peace Leader akan adakan kunjungan ke beberapa tempat ibadah yang diikuti sekitar 20-30 pemuda lintas agama. Tujuannya untuk memupuk rasa solidaritas keagamaan. Redy mendapat dukungan Pemda Jember yakni bersedia menyediakan sarana transportasi.( Kid)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar