Jember, Sorot86 Pemerintah Kabupaten Jember tampaknya bukan saja dikenal dengan Daerah yang memiliki konflik diantara eksekutif dan legislatif nya, sehingga sering menjadi perbincangan di beberapa Daerah lainnya,, namun disisi lain, banyak kelebihan yang juga menjadi pemerintahan pusat. Seperti hari ini, Jumat ,6/11/2020, Pemerintah Kabupaten Jember kedatangan Tim Penilai dari Hasan Wirayuda Award terkait rencana penilaian terhadap salah satu desanya yang dinilai peduli terhadap keberadaan buruh migran.
Kedatangan tim yang dipimpin DR Siti Ruhaini Duuyatin , diterima Plt Bupati Jember Drs.KH. Muqit Arief, di ruang kerja Bupati.
Tim akan menuju Desa Dukuhdempok Kecamatan Wuluhan yang menjadi salah satu nominasi dalam ajang Hasan Wirayuda Award (HWDA) tahun 2020.
Desa Dukuhdempok menjadi Desa Peduli Buruh Migran (Desbumi) sejak tahun 2016 , karena banyak warganya menjadi WNI bekerja di luar negeri. Dirintis oleh Migrant CARE beserta jaringannya.
Kyai Muqit, Plt Bupati Jember mengatakan, kedatangan tim penilai Hasan Wirayuda Award ke Desa Dukuhdempok. "Itu dalam rangka kepedulian terhadap pemerintah desa berkaitan dengan buruh migran, " ucapnya usai menemui tamunya itu.
Dia juga mengatakan, Jember merupakan salah satu lumbung buruh migran. Dengan dijadikannya Dukuhdempok menjadi Desbumi, "Mereka difasilitasi, apakah sudah terbangun sebuah sistem sehingga ketika bekerja diluar negeri dimana penempatannya, bagaimana monitornya," kata pengasuh PP Al Falah di Silo itu.
Hal-hal seperti itu yang akan masuk penilaian.
Seperti diketahui, HWPA adalah penghargaan yang diberikan kepada individu, kelompok dan organisasi baik di Indonesia maupun di luar negeri yang dinilai telah memberikan kontribusi yang signifikan di bidang perlindungan WNI luar negeri.
Tim penilai terdiri dari, Dharmakirty Syailendra Putera ( Konsul Jendral RI di Jeddah), Ondy Rahmat Mulya (kasi RRT, dit. Perlindungan WNI dan BHI Kemlu) dan Erna Kartika Sari (staff Dit. Perlindungan WNI dan BHI Kemlu).
DR. Siti mengatakan, ajang ini diinisiasi oleh kementerian luar negeri RI. "Kita coba mencari nominasi untuk saat ini desa," ucap Siti di hadapan awak media usai berdialog dengan Plt Bupati Jember.
Siti menjelaskan tujuan HWDA yang pertama sebagai alat ukur kinerja (segala sesuatu terkait perlindungan WNI, kedua mendorong partisipasi warga semua elemen perlindungan WNI, ketiga meningkatkan kesadaran publik pada isu perlindungan WNI, keempat meningkatkan motivasi semua elemen bangsa untuk mengambil peran produktif pada perlindungan WNI dan kelima masyarakat ikut mengawasi pelayanan dan perlindungan WNI( kid )

Tidak ada komentar:
Posting Komentar