Jember, SorotNews.id Situasi keuangan Pemerintah Kabupaten Jember masih kembang kempis , hal ini berdampak pada pembinaan Atlet atlet yang diproyeksikan menuju Porprov 2022, salah satunya atlet Tinju .
Kondisi itu sudah dialami atlet seluruh Cabang Olah raga, sejak tahun 2016, mereka sama sekali tidak mendapat kucuran dana dari pemerintah daerah , ini sangat berdampak pada kualitas atlet Jember secara keseluruhan.
Persatuan Tinju Amatir Indonesia (PERTINA) Jember tengah mempersiapkan diri untuk menghadapi Porprov tahun 2022 meskipun segala peralatan masih seadanya.
Achmad Fathoni, ketua Pertina Jember mengatakan, tengah mempersiapkan diri berlatih dan terus berlatih untuk para atlet yang akan mengikuti seleksi Porprov Cabang Olah Raga (Cabor) tinju.
"Ada 15 atlet yang sedang kita persiapkan dan mereka didampingi oleh pelatihnya masing-masing untuk memotivasi dan target kita adalah medali emas,"ujarnya, minggu (27/6/2021).
Ia berharap jika pemerintah ingin medali emas dari cabor tinju hendaknya mendukung penuh sekaligus bersama anggarannya.
"Tidak mungkin kita mendapat medali emas jika hanya didukung saja sementara anggaranya tidak ada,"imbuhnya.
Selama ini peralatan dari cabor tinju tidak pernah dapat warisan dari para pendahulu. Dirinya bersyukur bahwa pertina yang baru ini sangat transparan jadi semua kebutuhan telah disiapkan.
"Target kita dalam menghadapi porprov tahun 2022 ini adalah medali emas minimal perak karena kita melihat animo petinju amatir Jember sangat luar biasa. Mereka datang dari berbagai Wilayah diantaranya Mayang, Ajung, Kaliwates, Panti.
"Animo masyarakat terhadap Pertina luar biasa mohon ini disikapi oleh Pemerintah,"harapnya
Pertina Jember ingin memiliki Ring dan lain sebagainya karena memang tidak ada peralatan sama sekali, keluhnya.(**).


Tidak ada komentar:
Posting Komentar