Post Top Ad

Your Ad Spot

Selasa, 10 November 2020

Camat Mayang, Bangga Perkembangan UMKM Tape Mayang Madu,Di Wilayahnya.

 


Jember, Sorot86 Perkembangan Usaha Mikro Kecil Menengah ( UMKM )di Wilayah Kecamatan Mayang,  tampaknya cukup melegakan hati bagi Camat Mayang, Ajib.


Bagaimana tidak, disituasi Pandemi seperti tahun ini, banyak pengusaha yang harus gulung tikar, namun tidak bagi Hasan, 26. Warga Tegalwaru, Kecamatan Mayang.


Laki laki muda ini , tidak menyangka kalau bulan Ramadan tahun lalu merupakan tahun kebangkitan bagi dirinya. 


Hasan Pemilik Usaha Tape


Hasan , sebelumnya bekerja sebagai marketing di toko oleh oleh jajanan khas Jember. Berbagai jajanan dia pasarkan, termasuk Tape.


Bicara tape, lanjut Hasan,   semua orang pasti berpikir tentang tape Bondowoso, namun saat ini sudah tidak akan lagi. Dirinya bertekad, ilmu yang diperolehnya saat bekerja dibeberapa pengusaha tape, akan dijadikan sebagai dasar bagi dirinya untuk membuat jajanan dengan bahan dasar singkong tersebut.


Camat Mayang


Setelah direncanakan dengan baik,mulai merencanakan penyediaan bahan baku yang cukup, membuat formula peragian yang sesuai, kemudian menentukan sistim pemasarannya , akhirnya , persis bulan Ramadan tahun lalu, dirinya memulai memproduksi tape yang kemudian menjadi kebanggaan masyarakat Jember.


" Awalnya saya hanya buat yang dijual secara kiloan, dan itupun kita jual sesuai dengan permintaan reseller. Karena, saya tidak menerima retur penjualan dari mitra , tapi kami jual sesuai kebutuhan mitra " ujarnya.


Saat disinggung berapa kilo awal produksi, dengan malu malu , Hasan mengatakan, cukup untuk memenuhi kebutuhan produksi berikutnya.


Tidak seberapa lama, tepatnya 4 bulan pasca produksi awal, tape buatannya laris manis dipasaran, bahkan kami harus terus nambah jumlah produksi hingga mencapai 6 kuintal / hari.


Kami juga harus memenuhi keinginan konsumen untuk mengemas produk dengan lebih baik.


Setelah mengurus segala persyaratan yang dibutuhkan, termasuk mendaftarkan hak paten merek dagang " Tape Mayang Madu", kami akhirnya mengemas seperti ini.

Dan kami terus evaluasi baik kualitas maupun rasa. Makanya persoalan bahan baku, kami sudah siapkan milik sendiri, tidak beli ke orang lain, dan yang lebih penting adalah Formula raginya juga hasil racikan sendiri 


Tape Mayang Madu, diproduksi di TegalWaru , Kecamatan Mayang. Sistim pemasarannya secara online, dan sudah masuk ke daerah Kediri , Blitar dan sekitarnya. Tape Mayang madu juga memenuhi kebutuhan produksi lainnya baik yang di Jember, Bondowoso, Banyuwangi dan Situbondo. ( Ary)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar