Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember akan menambah kekurangan pupuk subsidi untuk petani melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah.
“Kalau pusat menyiapkan 60 persen, maka kekuranganya, sesuai e-RDKK, akan ditambahkan dari APBD Kabupaten Jember,” ujar Bupati Jember dr. Hj. Faida. MMr saat penyaluran Kartu tani pada 444 petani di kecamatan Sukowono, Selasa (1/9/2020).
Kesejahteraan masyarakat, khususnya petani yang jadi dasar mengeluarkan kebijakan memenuhi kebutuhan pupuk subsidi. “Penambahan pupuk bersubsidi tersebut untuk melindungi hak-hak petani, supaya haknya tidak jatuh ke tangan orang yang bukan petani.” tegasnya
Untuk Kecamatan Sukowono, penyusunan elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK) Tani sudah selesai 100 persen, ada 444 petani yang menerima Kartu tani. " Saya berikan apresiasi atas keberhasilan tersebut dengan Kartu Tani," jelasnya.
Sementara Camat Sukowono Herlambang, mengucapkan terima kasih atas kepedulian dan kehadiran bupati pada penyaluran Kartu Tani ini.“Mari kita doakan, semoga bupati sehat selalu dan mampu menyelesaikan tugas yang diamanahkan,” ujarnya.
Ditempat Terpisah, Nursalim , 45 senang mendengar pemerintah bakal menambah kuota pupuk bersubsidi . Selama ini, dirinya kesal dengan kondisi yang selalu terjadi saat mulai musim tanam. Pupuk selalu saja jadi persoalan klasik ,dengan kedatangan Bupati Faida, dan mengatakan bakal menambah pupuk betsubsidi membuat petani tersenyum.Semoga apa yang disampaikan Bupati menjadi kenyataan.
" Saya ikut senang dengan sikap bupati Faida yang akan menambah kuota pupuk bersubsidi, semoga ini segera terlaksana, dan petani bakal tersenyum " ujarnya.(Arya)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar