Post Top Ad

Your Ad Spot

Sabtu, 22 Agustus 2020

Sikapi Pemakzulan, Bupati Faida Buktikan Dengan Prestasi Nasional.

By: Istimewa
Jember, Sorot86 Geger Pemakzulan Bupati Jember oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) sebulan lalu, tampaknya tak menghalangi kerja Riel pasangan Faida - Muqit sebagai duet bupati dan wakil bupati Jember. Ini dibuktikan dengan terus melaksanakan program program yang menjadi dasar bagi keduanya melangkah memenuhi kebutuhan masyarakat.

Hujatan - hujatan di berbagai media sosial justru menjadi energi baru bagi duet fenomenal tersebut

Tak mau galau dengan manuver pemakzulan politik DPRD Jember yang sudah genap sebulan, Bupati Faida, dan Wakil Bupati Muqit Arif rupanya terus menunjukkan prestasi nasional. Menteri Agama Republik Indonesia pun, memberi penghargaan karena kepeduliannya kepada pendidikan agama Islam di Jember.

Memang bukan hanya Bupati Faida saja yang terima penghargaan Menteri Fachrur Razi. Bupati Tulungagung, Walikota Palembang, hingga Gubernur Jatim, juga berkesempatan naik podium di Harris Vertu Hotel Harmoni Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Pusat Jumat (21/8). Namun rupanya, Bupati Faida yang mampu menarik perhatian Menteri Agama dan para Rektor Perguruan Tinggi Islam Se-Indonesia.

Betapa tidak, karena saat menyampaikan pidatonya, Bupati Faida sempat menyampaikan total penerima beasiswa hingga saat ini sebanyak 12.073 mahasiswa asal Jember di 181 Perguruan Tinggi Negeri/Swasta se Indonesia. Belum lagi beasiswa untuk anak yatim yang totalnya mencapai 2.843 anak penerima manfaat. "Beasiswa Yatim Piatu dengan Anggaran Rp 36.407.110.900. Termasuk, ada program sanitasi bagi 33 Ponpes/Madrasah dengan anggaran Rp 5.164.098.000," ungkapnya.

Selain beasiswa, kepedulian Bupati Faida juga ditunjukkan dengan perbaikan gedung untuk 27 Madrasah MI/MTS dengan anggaran Rp 5.308.902.500. serta program Bantuan Penyelenggaraan Pendidikan Diniyah dan Guru Swasta (BPPDGS) kepada 112.437 santri/Warga Belajar/siswa dengan anggaran Rp. 10.379.928.600.

Masih menurut Bupati Faida, Pemkab Jember juga ada program Bantuan Penyelenggaraan Pendidikan Diniyah dan Guru Swasta (BPPDGS) kepada 484 Pengasuh/Ustadz dengan Anggaran Rp 1.508.400.000. Dijelaskan, Pemkab Jember juga ada program Bantuan operasional Pendidikan Diniyah dan Guru madrasah Swasta Kepada 4.835 Guru dengan Anggaran Rp 6.281.100.000 dan pemberian insentif kepada 14.963 Guru Ngaji, 100 guru sekolah minggu Kristen, 16 guru ashram serta diberikan BPJS Kesehatan bagi guru ngaji dan keluarganya dengan Anggaran Rp 26.589.528.000 Per tahun.

Masih ada lagi Kongres 23.157 Takmir Masjid termasuk para marbot yang dilakukan setiap tahun dan diberikan BPJS kesehatan bagi takmir masjid beserta keluarganya dengan total anggaran Rp 25.016.460.000 dan dilakukan diklat bagi 500 Takmir Masjid dengan Anggaran Rp 100.000.000 serta Diklat kompetensi bagi 600 Guru TPA dengan Anggaran Rp 120.000.000,” ujar Bupati Faida yang juga sempat mendapatkan penghargaan dari Rektor Universitas Terbuka di Jakarta sebagai Bupati Peduli Pendidikan ini.

Kepedulian Bupati Faida memang tidak perlu diragukan lagi. Bupati Faida juga memberikan insentif kepada 1.091 untuk Guru RA dengan Anggaran Rp 889.920.000 dan sertifikasi guru PAI dengan total anggaran Rp 3.496.800.000.

“Untuk penanganan Covid, kita juga pasang 1.582 wastafel/bak cuci tangan untuk 658 ponpes dan 720 madrasah,” ujarnya.
Untuk Program Pendidikan Gratis (PPG) MI, Pemkab Jember juga memberikan anggaran kepada 198.287 Siswa dengan anggaran Rp 47,588,880,000 dan untuk 121.944 siswa MTs dengan anggaran Rp. 36,583,200,000.

Menteri Fachrur Razi, yang mendengar informasi pemakzulan Bupati Faida oleh anggota dewan di Jember, blak-blakan menyampaikan dukungan moril pada Bupati Faida. "Saya kira kita semua mendukung beliau, lanjut menjadi bupati (Jember)," tegasnya dari atas podium.

Purnawirawan Jenderal TNI itu, kembali menyampaikan apresiasinya pada Bupati Faida. "Saya harus banyak mengapresiasi semangat dan kepedulian Bupati Jember. Beliau sangat peduli pada pendidikan agama Islam. Ini menginspirasi kepala daerah lain," pungkasnya.

Sementara Arya Widya Kunthi Savitri, Mahasiswi Fakultas Agrobis Universitas Jember , mengapresiasi keberhasilan Bupati Faida, dalam upaya mencerdaskan generasi penerus bangsa.

Sebagai salah satu dari puluhan ribu penerima manfaat , dia berharap bupati Faida bisa terus berbuat untuk Jember di masa mendatang.

Dirinya juga mengajak seluruh Mahasiswa penerima manfaat untuk terus memberi dukungan kepada bupati perempuan pertama di Jember ini untuk bisa menyelesaikan tuntas program programnya yang luar biasa. Karena, dirinya yakin program itu belum terpikirkan oleh yang lain nantinya " saya sangat bangga dengan prestasi duet Faida- Muqit, penghargaan demi penghargaan terus diraih, ini sebagai jawaban bagi mereka yang selama ini menilainya gagal total, semoga terus bisa memimpin Jember, agar program tetap berlanjut " ujarnya.(Dik)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar