Jember, SorotNews.id Pandemi Covid-19 yang mewabah sejak hampir dua tahun lalu hingga kini belum diketahui kapan berakhirnya. Semua aspek bisnis terkapar, tak terkecuali sektor pariwisata . Untuk itulah, dibutuhkan creativitas dan inovasi seluruh komponen pariwisata guna membangun kembali rasa percaya diri, dan minat masyarakat menikmati gemerlap pariwisata di Jember.
Jember sebagai salah satu kota dengan ratusan destinasi wisata . Baik yang sudah digarap , sedang digarap maupun yang belum tersentuh pun perlu disiapkan kembali untuk ditata dan dipublish agar masyarakat mendengar dan mengetahui .
Peran media menjadi mitra bagi dinas pariwisata sangatlah strategis, bukan sebaliknya, dinas yang diharapkan mampu menjadi stimulan pembangunan Jember terkesan pilah pilih media , bahkan untuk melakukan sharing informasipun susah bagi beberapa pekerja media dengan PLT Kepala Dinas Pariwisata, Alhasil , banyak media yang sejatinya ingin berbagi info tentang pariwisata justru enggan untuk bersinergi dan ini seharusnya tidak perlu terjadi .
Di sebuah kesempatan, Bupati Jember dalam sambutannya meminta semua pihak untuk membantu " menjual " wisata Jember menjadi Go Regional sebelum menuju Go Nasional dan Go Internasional . Peluang yang diberikan oleh pemerintah melalui bupati Jember sangatlah lebar, tinggal bagai mana Pokdarwis ( kelompok sadar Wisata ) yang ada ditunjang dengan kemauan institusi yang membawahi untuk bersinergi , berkaborasi dalam mempercepat pembangunan Jember yang salah satunya melalui sektor Pariwisata .
Kini ,Jember berada pada posisi level 3 dalam PPKM , perlu dirancang persiapan kebangkitan Pariwisata , untuk itu dibutuhkan ide ide segar yang menarik dituangkan dalam sebuah kegiatan. Seperti yang disampaikan Kabid Patiwisata, Disparbud Jember Fachriqul , dimana dalam waktu dekat bakal menggelar event " Fun and Camp " yang akan ditempatkan di Bandealit.Karena, semenjak pandemi ini melanda, dan pemerintah membatasi ruang gerak masyarakat, hal itu membuat Pariwisata lumpuh yang berdampak pada sektor lain,” ujarnya.
Dia juga mengatakan dampak yang sangat dirasakan oleh Perhotelan, Usaha Mikro Kecil dan menengah (UMKM) termasuk ekonomi kreatif juga berpengaruh terhadap sektor wisata.( Dick)


