Jember, SorotNews.id Kampung Mastrip merupakan , kampung perumahan berada di wilayah Kecamatan Sumberari, yang masuk wilayah kota.
Di awal Pandemi Covid-19 tahun lalu, oerumahan yang terdiri dari 4 RW dengan sedikitnya 1000 warga sempat menjadi pemberitaan karena menjadi kluster awal penyebaran Pandemi Covid.
Namun , dengan upaya gigih seluruh warga dan tokoh masyarakat perumahan, perumahan yang hanya berjarak 300 meter dari kampus UNEJ tersebut mampu berubah menjadi kamoung tangguh.
Langkah berani pengurus RW dan RT disana dengan menutup akses pintu masuk perumahan bukan hal yang mudah. Berbagai cacian dan umpatan di berbagai media sosial baik oleh warga setempat maupun warga luar tak.menyurutkan tekad pengurus RW dan RT , hingga akhirnya Perumahan Mastrip mampu menjadi " Kampung Tangguh" .
Masyarakat akhirnya memahami dan berterima kasih pada pengurus RW dan RT yang telah mewujudkan Perumahan Mastrip sebagai percontohan kampung kampung lainnya.
Hari ini , Jumat ,6/8/21 Bupati H. Hendy Siswanto , Wakil Bupati Gus Firjaun, diikuti Forkompimda dan beberapa kepala OPD datang ke Perumahan Mastrip Kec Sumbersari , meninjau PPKM Makro Sektor Hulu, bertempat di Balai RW setempat.
”Perumahan Mastrip Awal bermasalah. Kini dikenal Kampung Tangguh semeru” jelas bupati Hendy.
Meski begitu, lanjut bupati, semua warga harus tetap pegang prinsip prokes. apalagi disini masih ada 10 KK Isoman”, tambahnya.
Saat ini, Jember termasuk turun level 3 PPKM. Dampak, lebih terbuka sektor ekonomi. Lampu hidup.
Diharapkan tidak lama lagi masuk Level 2, lebih terbuka lagi, lebih bebas lagi. Semua iktiar yang dilakukan bersama masyarakat akan membawa hasil lebih positip.
Bupati Hendy mengingatkan warga jangan sampai lengah. “Kalau ada apa-apa disini jangan langsung ke medsos, lebih baik datang ke Pendopo, ada saya siap menjadi penjaga Pendopo untuk melayani warga semua”, ungkapnya( Dick)


