Iklan

Melihat Dari Dekat Tekhnologi Internet Of Thinks Di Kolam Bhayangkara

Minggu, 26 September 2021, September 26, 2021 WIB Last Updated 2021-09-26T09:18:19Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

 


Jember, SorotNews.id Tekhnologi tampaknya semakin jadi garda terdepan agi pengembangan usaha . Tidak terbatas pada usaha perkantoran , usaha Budi daya ikan air tawar pun menjadikan tekhnologi sebagai pintu masuk di era usaha kekinian.


Sabtu, 25/9/21 lalu, beberapa pegiat budidaya ikan air tawar , bersama komunitas pecinta lingkungan berkesempatan melihat dari dekat taman edukasi yang dikelola oleh Bhayangkari Polres Jember.


Mereka ingin mendengar dan melihat langsung teknologi Internet of Thinhs (loT) yang diterapkan di Kebun dan kolam Bhayangkari Polres Jember.




Kami ingin melihat langsung dan mendengar arahan terkait bagaimana


bagaimana IoT dapat  mempermudah dan memaksimalkan budidaya ikan dan tanaman-tanaman pekarangan" ujar Wisnu , salah satu yang hadir .


Selain melihat langsung penerapan teknologi IoT,  mereka juga ikut serta dalam kegiatan workshop


 “Bangkit Dari Pandemi, Pulihkan Ekonomi Nasional di Era Society 5.0 dengan Budi Daya Ikan Nila dan Pengolahan Hasil Turunannya” 


Kegiatan yang dilaksanakan melalui Program Jember SAE (Sehat, Aman dan Eksotis), merupakan  kerjasama Polres Jember dan Universitas Jember (UNEJ) pada 20 September 2021 pekan lalu.


Didik Suharijadi, SS., MA., Ketua Jember SAE yang sekaligus pemateri pada agenda sambang kolam tersebut mengatakan, kunjungan ini merupakan insiatif para peserta.  Dari respons peserta workshop daring yang ditindaklanjuti dengan kunjungan luring ini membuktikan bahwa Program Jember SAE diharapkan kelanjutannya oleh masyarakat.


“Teman-teman yang berkunjung ini sendiri yang mengusulkan  agenda sambang kolam semacam ini, dan insya allah kegiatan ini berkelanjutan”  Ujar Didik


Tujuan diselenggarakanya kegiatan sambang kolam ini adalah agar terjalin komunikasi berkelanjutan antarsesama pembudidaya, baik yang telah berpengalaman maupun yang baru memulai.


“Saling mengunjungi kolam memungkinkan saling bersinergi” Ucapnya.


Dalam acara ini juga dilakukan praktik langsung pembuatan alat pemberi pakan ikan otomatis yang dapat dikendalikan dari Android.


Alfianda, salah satu peserta mengatakan informasi yang praktis dan mudah dipahami seperti teknologi otomasi semacam ini menarik sekali bagi ibu-ibu. Karena selain dapat diterapkan pada penanganan kolam ikan, ternyata IoT dapat juga untuk otomasi peralatan rumah tangga seperti kunci pintu, lampu, dan lain-lain.


“Teknologi otomasi seperti ini sangat menarik sekali bagi ibu-ibu” Terangnya.


Iwan, salah satu pegiat Karang Taruna yang telah melakukan budidaya ikan KOI, dalam kesempatan sambang kolam ini mengatakan, pertemuan seperti ini ke depan dapat menjadi ajang pendataan potensi lingkungan masing-masing sekaligus untuk berbagi  info kendala dan solusi yang tepat. Ia juga berharap Jember Sae  ke depan terus dapat membantu mempertemukan para praktisi ahli dengan masyarakat.


“Kedepan kegiatan seperti ini bisa jadi ajang pendataan potensi lingkungan dan berbagi mengenai kendala dan solusi yang tepat” Terangnya( Ary)

Komentar

Tampilkan

Terkini