Iklan

Gandeng FKTI , LSM Bongkar Ajak Kaum Milenial Belajar Beladiri.

Jumat, 17 September 2021, September 17, 2021 WIB Last Updated 2021-09-17T08:28:31Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini


Gangsar Widodo ( doc   FKTI)


Jember, SorotNews.id Perkembangan tehnologi informasi begitu dahsyatnya seiring dengan menurunnya minat kelompok Milenial membekali dirinya dengan olah raga keras seperti bela diri misalnya. Kondisi ini menarik perhatian, Subagio, 45 , pegiat sosial yang berada di bawah Lembaga Swadaya Masyarakat " BONGKAR",  


Menurutnya, dalam beberapa tahun terakhir, Indonesia , khususnya Jember dilanda Badai Tehnologi Informasi yang begitu luar biasa . Perkembangan tehnologi tersebut mengikis sekat antara kota dan desa. 


Masyarakat Desa yang dulu sedikit tertinggal dibidang informasi , kini tidak lagi. Terlebih saat Pandemi Covid-19 melanda, hampir semua siswa mau tidak mau harus menggunakan gatget sebagai alat bantu belajar. Walau belum semua terjangkau jaringan internet , namun demikian , dampak yang muncul sangat luar biasa.


Pantauan media ini dilapangan , hampir disetiap sudut rumah dipedesaan terlihat anak anak usia sekolah sudah menggunakan smartphone , bahkan tak jarang mereka menyendiri bermain game tanpa pengawasan.


Sebagai warga desa yang cukup pengalaman , Subagio tak ingin kaum Milenial teracuni dengan budaya budaya luar yang bisa mengikis budaya lokal , yang selama ini jarang ditanamkan dalam keluarga . Pengaruh smartpun akan sangat nerugikan jika penggunaannya tidak diawasi , untuk itu dirinya mencoba menggandeng Federasi Karate Tradisional( FKTI) Korca Jember untuk bersinergi dalam memberikan filter kepada anak anak usia sekolah 


Langkah awal , di dirinya meminta Pengurus FKTI mengirim anggotanya untuk melatih bela diri karate . Sambil belajar karate disana ditanamkan pendidikan karakter dan mental.


Selanjutnya, bapak dua putri ini berharap agar tidak hanya FKTI saja, namun bisa diikuti lembaga perguruan bela diri lainnya, ikut melakukan pendidikan karakter dan mental.


Sementara itu, ketua Korca FKTI Jember, Gangsar Widodo mengapresiasi upaya Pak Subagio yang prihatin kondisi remaja di desanya. Dirinya sangat berterima kasih kalau ada pihak atau lembaga yang bisa bersinergi dalam menjaga masa depan generasi muda. Bahkan dirinya siap mengirimkan tenaga Pelatih yang dibutuhkan.


" Saya senang dengan langkah pak Subagio, dan saya siap untuk bersinergi , yang penting dimana dibutuhkan ,kami siap menerjunkan tenaga pelatih ,bahkan akan lebih hidup jika bisa bersinergi dengan yang lain" urainya ( dick).

Komentar

Tampilkan

Terkini