Jember, Sorot86 Hari ini Rabu, 10/02/21, pasca mendapat vaksin Covid -19 di Pendopo Wahya Wibawa Graha, Dandim Jember , Letkol Inf. Laode.M. Nurdin , mengajak dua mitranya, Bupati Jember dr.Hj.Faida, dan Kapolres Jember, AKBP Arif Rachman,menuju Dusun Sumberlanas, Desa Harjomulyo, Kecamatan Silo, dalam menandai Pra Program Tentara Manunggal Membangun Desa,(TMMD) , tahun 2021
Hadir juga dalam acara tersebut, ketua BAZNAS Jember KH. Misbahussalam. Dalam kesempatan tersebut, bupati Faida menyampaikan, TMMD 2021 merupakan salah satu bentuk dari kegiatan bhakti TNI yang melibatkan lintas instansi dan masyarakat. Ini juga wujud komitmen moral TNI dan pemerintah kepada rakyat untuk meningkatkan kesejahteraan serta kemajuan masyarakat.
”Kegiatan TMMD ini secara rutin dilaksanakan setiap tahun dan telah banyak dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Hal ini sejalan dengan upaya kita dalam percepatan dan pemerataan.
TMMD juga merupakan salah satu program pemberdayaan masyarakat yang sinergis dengan program-program pemerintah,” katanya.
Pada TMMD ke 110 ini dipilih wilayah desa yang paling ujung perbatasan dengan hutan dan jauh dari perkotaan serta medannya paling sulit yakni, di dusun Sumberlanas, Desa Harjomulyo.
"Masih banyak masyarakat yang rumahnya tidak layak huni dan mulai hari ini, TNI untuk kesekian kalinya membedah rumah tidak layak huni dan pembuatan jamban dengan kekompakan dan kegotong royongan.
"semoga terlaksana dengan baik pula, "ungkapnya.
Selebihnya kata Faida menitipkan, dalam TMMD ini pendataan terhadap anak yatim-piatu agar dituntaskan , untuk mendapatkan adminduk, dan BPJS Kesehatan, Serta beasiswa guna menempuh pendidikan, untuk menyongsong masa depannya.
”Kemanunggalan TNI, pemerintah dan masyarakat, diharapkan menjadi salah satu jalan bagi terwujudnya kesejahteraan masyarakat dan ketahanan wilayah di kabupaten ini,” tegasnya.
Sementara Komandan Kodim 0824 Jember letkol Inf La Ode M Nurdin menambahkan, TMMD yang ke 110 di desa Harjomulyo dan Mulyorejo di Kecamatan Silo meliputi pembangunan fisik dan nonfisik , ditandai peletakan batu pertama dan pemberian santunan anak yatim dan piatu.
"Pembangunan rumah tidak layak huni dan pembuatan jamban, di dua puluh lokasi, untuk giat nonfisik pemeriksaan dan sosialisasi kesehatan, serta wasbang, maupun reboisasi wilayah hutan, "kata La Ode (kid)



