Jember, Sorot86 Kunjungan Bupati terpilih Jember H.Hendy Siswanto ke Kampus Polije, tampaknya membawa angin segar bagi petani Jember, khususnya petani Milenial (petani muda). Hal ini terungkap saat H. Hendy menyampaikan curhatnya dihadapan Direktur , dan para pimpinan Polije , di Aula Polije, Sabtu, 23/01/21.
Dalam curhatannya didepan jajaran pimpinan Polije, Hendy mengaku heran dengan kabupaten Jember. Sebagai daerah yang mayoritas penduduknya petani, namun petani Jember belum bisa menikmati hasil yang sesungguhnya. Hal ini menurutnya karena rata rata petani hanya menjual gabah, tidak menjual berasnya. Karena petani tidak memiliki alat mulai gudang, penjemuran, blower, mesin giling dan sebagainya , yang punya justru orang lain, dan hasilnya juga dinikmati orang lain.
Bahkan yang membuat dirinya kaget, banyak anak anak.muda, putra - putri petani justru tidak tertarik untuk menjadi petani. Mereka kuliah dengan mengambil jurusan selain pertanian, hidup di kota lain, akhirnya lahan milik orang tuanya dijual karena tidak ada yang menggarap.
Untuk itu dirinya mohon kepada seluruh pimpinan Polije untuk menyumbangkan seluruh kampuannya membangun Jember.
" Saya sebagai bupati terpilih yang menjadi pengabdi masyarakat mohon kepada Polije dan perguruan tinggi di Jember untuk bersinergi membangun Jember, kita punya PDP yang selama ini terus merugi, dan itu bisa dikelola bersama " ujarnya .
Menanggapi ungkapan Bupati terpilih Jember, direktur Polije Syaiful Anwar merasa sangat tersanjung , dan dirinya sebagai direktur akan siap bersama seluruh jajarannya menangkap tawaran bupati terpilih.
Dia juga terus menyiapkan dan mencetak generasi petani Milenial untuk mengembalikan kejayaan Jember seperti di era tahun tujuh puluhan seperti yang disampaikan Bupati terpilih, dan itu terus akan ditindak lanjuti pasca pelantikan.
" Alhamdulillah, ini kunjungan pertama Bupati terpilih di Polije, dan kami siap menerima tawaran pemerintah kabupaten Jember untuk bersinergi , dan membangun Jember '. (Kid)


