Iklan

Pro - Kontra Pasca Ditolaknya Pemakzulan Bupati Jember.

Selasa, 08 Desember 2020, Desember 08, 2020 WIB Last Updated 2020-12-08T15:34:41Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

 


Jember, Sorot86 Pasca ditolaknya Pemakzulan Bupati Jember oleh DPRD ,membuat  situasi politik pilkada di kota Pandhalungan ini kembali menghangat. Pro kontra atas keputusan tersebut menjadi energi baru bagi pendukung petahana.


Dibeberapa warung lesehan, tampak suasana menjadi ramai membicarakan penolakan MA tersebut.


Di Warung Pak Abu misalnya. Warung Nasi Goreng  yang berada di sebelah timur Radio Republik Indonesia itu terjadi pembicaraan cukup hangat, Selasa, 8/12/2020


Mansur , 45 tahun , yang pegiat LSM mengatakan bahwa, keputusan MA yang menolak pemakzulan Bupati Jember  tidak mengubah pikirannya berseberangan  dengan Faida . Menurutnya, diera kepemimpinan Faida , birokrasi menjadi Morat Marit, pembangunan tidak berjalan normal , akibatnya perputaran uang sangat kecil ,efeknya daya beli masyarakat menjadi rendah.


Selanjutnya ,  bapak tiga anak ini, mengatakan, di era Faida hubungan DPRD dan eksekutif menjadi Bubrah,  berdampak macetnya APBD , sehingga semua jadi lesu


" Apapun keputusan MA tidak merubah sikap saya untuk tidak mendukung Faida, diera dia memimpin Jember jadi amburadul " ujarnya.


Saat disinggung, kalau Faida ternyata dianggap benar sesuai keputusan MA, pria berkepala plontos itu tetap tak percaya.


Sementara , Lutfi, 35 lawan bicara Mansur menilai kawannya itu bak orang baru bangun tidur. Karena , dia selama ini tidak paham apa yang sudah diperbuat bupati Faida. 


Menurutnya , kawannya itu melihat baik tidaknya seseorang dari nilai yang diperolehnya, tanpa melihat bagai mana yang terjadi sebenarnya .


Putusan MA itu menurutnya, sebuah keputusan yang dihasilkan dari perenungan mendalam , sehingga hasilnya sangat luar biasa. selain itu, tudingan yang selama ini sering dilihatnya , baik di.medsos maupun Baner yang dipasang dibeberapa tempat dengan isi menyudutkan Faida, sudah terpatahkan


" Dengan turunnya putusan MA ini, saya pikir mereka harus segera membuat Baner permohonan maaf, karena selama ini banyak pihak menghakimi Faida, tapi setelah ada keputusan MA yang menolak pemakzulan, harusnya mereka berjiwa besar, mengingat keputusan MA itu keputusan akhir .


Dia berharap ada upaya dari pihak penentang Faida utuk mengevaluasi langkah langkah mereka yang terkesan menghakimi ,padahal harusnya mengedepankan asas praduga tak bersalah , dan ini jadi tamparan keras bagi mereka


" Semoga kedepan pelaku politik di Jember lebih dewasa dan menghargai sebuah proses, dengan mengedepankan azas praduga tak bersalah, tidak menghakimi dan berjiwa besar" ujarnya.( Kid)

Komentar

Tampilkan

Terkini

NamaLabel

+