Jember, Sorot86 Pandemi Corona yang tengah menghebohkan dunia , termasuk Indonesia membuat semua kegiatan banyak yang harus ditunda pelaksanaannya hingga Pandemi sedikit berkurang. Namun, tidak begitu untuk kegiatan TMMD ke 110 yang bakal dilaksanakan oleh TNI.
Kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-110 wilayah Kabupaten Jember yang pada 2020 dipusatkan di wilayah Kecamatan Silo, dan dilaksanakan di dua desa yakni Desa Harjomulyo dan Desa Mulyorejo, akan tetap digelar di tengah wabah virus Corona. Meski begitu, penyelenggaraannya tetap menyesuaikan protokol kesehatan Covid-19
Perbaikan dan pembangunan masyarakat maupun infrastruktur di desa terpencil di Kabupaten Jember melalui program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-110 membidik dua desa di Kecamatan Silo.
Disampaikan Komandan Kodim (Dandim) Letkol. Inf. La Ode M Nurdin saat rapat koordinasi (Rakor) dengan Pelaksana Tugas (plt) Bupati Jember, Drs. KH A. Muqit Arief, di aula bawah Pemkab Jember, Jum’at, (09/10/2020).
Dandim menjelaskan, sasaran pembangunan fisik diantaranya membangun jembatan, tembok penahan tanah, pengerasan dan peningkatan jalan, renovasi ruang terbuka hijau (RTH), renovasi rumah, renovasi musholla, renovasi pos kamling, serta sasaran tambahan berupa lintasan lari di lapangan.
“Apabila itu sudah dikerjakan dengan baik, maka roda perputaran ekonomi disana akan semakin cepat,” ucap Dandim saat wawancara.
Begitu pula, pembangunan nonfisik juga dilakukan. Seperti penyuluhan Covid-19, bahaya terorisme, radikalisme, toleransi, serta penyuluhan kontrasepsi kependudukan dan sebagainya.
Selain itu, pihaknya juga mengantisipasi adanya pendatang dengan melakukan pendataan. Sejauh ini pekerja yang ikut dalam kegiatan itu merupakan anggota TNI dari seluruh kesatuan di wilayah Jember dan warga di sekitar lokasi.
Dalam kesempatan yang sama, Plt. Bupati Jember menyatakan akan segera menindaklanjuti hasil koordinasi dengan TNI untuk menyukseskan program TMMD tersebut.
Dalam sepekan ini, lanjutnya, akan dilakukan koordinasi antar-organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. “Kami akan rapat di internal (Pemkab Jember), terkait bagaimana bentuk sinerginya,” jelasnya.
Lebih jauh dijelaskan, semangat swadaya masayarakat di dua desa tersebut sangat luar biasa. “Masyarakat sempat menyewa Becho, terus menata jalan dan membuat jalan tembus sendiri,” ucap pejabat yang akrab disapa Kiai Muqit itu.
Selain pembangunan fisik, Kiai Muqit berharap kepada personil TMMD agar mengedukasi masyarakat terkait wabah Covid-19. Menurutnya, masyarakat di desa cukup banyak yang belum memahami wabah tersebut. (Kid)
